Selasa, 11 Oktober 2011

Manfaat Lain Cabai

Kulit cerah dan sehat, siapa yang tak ingin memilikinya. Terutama kaum hawa. Bagaimana caranya?
Pelembab dan tabir surya dapat membantu menjaga Anda cari muda, tapi kulit Anda juga harus dipelihara dari dalam dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memilih diet yang tepat.
Dikutip dari bbc.goodfood makan lebih banyak cabai merah dan sayuran mengandung antioksidan kuat yang membantu melindungi terhadap kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, yang meliputi merokok, polusi dan sinar matahari.
Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang paling kuat. ditemukan di semua buah dan sayuran tetapi terutama dalam buah jeruk, paprika merah, jambu biji dan buah kiwi. Betakaroten, ditemukan di labu, wortel, dan kentang manis, dan lutein, yang ditemukan dalam kangkung, pepaya dan bayam juga potensial antioksidan. 
source: tribunnews

Sabtu, 01 Oktober 2011

Tips Buah dan Sayuran Bebas Pestisida

Buah dan sayur sudah dipercaya sebagai makanan sehat yang kaya serat. Namun laporan kesehatan terbaru justru menemukan 67 jenis pestisida yang akhirnya membuat buah dan sayur menjadi 'kotor'.

Pestisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, memikat atau membasmi hama, penyakit dan gulma yang tidak berpengaruh pada tanaman. Pestisida seringkali disebut sebagai 'racun'. Tapi banyak petani yang menggunakan pestisida untuk mencegah kerusakan atau pembusukan.

Dalam jumlah tertentu, penggunaan pestisida untuk tanaman buah dan sayur masih dapat ditolerir tubuh. Namun bila jumlahnya berlebihan, bisa membahayakan untuk kesehatan, seperti menyebabkan kanker, ADHD pada anak, gangguan sistem saraf, gangguan tiroid dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Agar hal buruk tak terjadi pada Anda dan keluarga, ada baiknya mengetahui cara menghilangkan pestisida dari sayur dan buah yang benar. Seperti yang dikutip dari Hubpages, berikut 10 cara tersebut.

1. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir sebelum memegang produk makanan, termasuk saat akan mencuci buah dan sayur.
2. Cuci buah dan sayur dengan air bersih dan mengalir untuk membersihkan sisa-sisa tanah dan kotoran yang menempel.
3. Gunakan sikat gigi atau sikat yang lembut untuk membersihkan pestisida dari buah dan sayur, serta tetap gunakan air yang mengalir.
4. Buang daun terluar dari sayuran berdaun dan kemudian bilas dengan air bersih dan mengalir.
5. Kupas kulit sayur dan buah yang memiliki kulit tebal, terutama buah dan sayur yang dilapisi lilin.
6. Untuk menghilangkan lilin juga bisa dengan dicuci dengan air hangat yang dicampur garam dan air lemon atau cuka.
7. Jangan gunakan deterjen atau sabun yang dapat meninggalkan sisa bahan kimia lain di buah dan sayur.
8. Memasak membantu mengurangi beberapa sisa pestisida dalam buah dan sayur yang tidak hilang saat dikupas atau dicuci.
9. Sebaiknya belilah buah dan sayur organik bila Anda tetap takut dengan pestisida.
10. Jika memiliki kebun, Anda juga bisa menanam sendiri buah dan sayur sehingga dapat dipastikan tidak mengandung pestisida.



source: wolipop

Selasa, 16 Agustus 2011

Deteksi Penyakit Lewat Kuku



Tubuh sering memberi petunjuk visual terkait kondisi kesehatan. Selain lewat lidah, urin, bibir, dan mata, Anda bisa mendeteksi gangguan kesehatan dengan memerhatikan kondisi kuku.

Ya, kuku memang hanya bagian kecil dari tubuh manusia yang mungkin kerap luput dari perhatian. Tapi, memerhatikan perubahannya, Anda bisa mendeteksi gejala penyakit yang mungkin tidak Anda rasakan.

Ingin tahu kondisi kuku seperti apa saja yang menggambarkan kondisi kesehatan Anda? Berikut 10 kondisi kuku, seperti dikutipmayoclinic.com.

1. Kuku pucatKuku yang berwarna putih atau agak pucat seringkali berhubungan dengan faktor penuaan. Namun, kondisi ini juga berhubungan dengan gangguan pada kesehatan seperti anemia, gangguan jantung, penyakit lever serta kekurangan gizi.

2. Kuku berwarna kuningWarna kuning pada kuku dapat mengindikasikan kondisi pernafasan seperti bronkitis kronis, gangguan tiroid atau pembengkakan tangan (lymphedema). Dalam sindroma kuku kuning ini, kuku akan menebal dan pertumbuhan melambat, sehingga mengalami perubahan warna. Kuku dipengaruhi oleh sedikitnya kutikula.

Meskipun sering diidentikkan dengan penyakit pernafasan, kuku kuning juga dapat menunjukkan adanya infeksi jamur pada kuku.

3. Kuku berbintik dan berlubangKuku berbintik cenderung berlubang, umum terjadi pada orang dengan psoriaris, kondisi kulit yang memproduksi tambalan bersisik. Kondisi ini juga diakibatkan oleh peradangan artritis dan cedera kuku yang membuat kuku rapuh.

Lubang-lubang pada kuku juga berhubungan dengan kondisi kutikula seperti penyakit autoimun yang juga menyebabkan kerontokan pada rambut.

4. Kuku Berwarna PutihKuku berwarna putih dengan lengkungan warna hitam atau gelap bisa menjadi petanda penuaan. Tetapi juga menunjukkan adanya gangguan pada hati seperti penyakit hepatitis, liver, diabetes, dan malnutrisi.

5. Kuku Berwarna KebiruanWarna kebiruan pada kuku menandakan kuku kekurangan oksigen. Tidak hanya itu, kondisi ini juga menandakan adanya infeksi paru-paru, seperti pneumonia. Penyakit lain yang harus waspadai adalah diabetes.

6. Kuku membesarKuku membesar dan terdapat kurva kuku di sekitar ujung jari menandakan rendahnya kadar oksigen dalam darah dan bisa menjadi petanda penyakit paru-paru. Kondisi ini juga berhubungan erat dengan penyakit inflamasi usus, penyakit jantung, dan penyakit hati.

7. Bengkak di sekitar kukuBengkak di sekitar kuku memang awam terjadi, hal ini kerap kali berhubungan dengan peradangan. Namun, kondisi ini juga mengindikasikan penyakit lupus atau gangguan jaringan.

8. Kuku sendokKuku sendok (koilonikia) adalah kuku yang terlihat berlekuk. Biasanya, tekanan yang ada cukup kuat bahkan untuk menampung setetes cairan. Kuku sendok merupakan tanda anemia.

9. Kuku dengan garis rapuhGaris di tengah-tengah kuku dapat berhubungan dengan cedera parah yang mengganggu pertumbuhan kuku. Namun, kondisi ini juga menunjukkan adanya diabetes yang tidak terkontrol, penyakit yang berhubungan dengan demam tinggi seperti pneumonia, campak, dan cacar, serta malnutrisi.

10. Kuku yang terpisahKondisi ini dikenal dengan sebutan onycholysis. Kuku menjadi longgar dan dapat terpisah dari kulit. Kondisi ini mengindikasikan cedera atau infeksi, penyakit tiroid, reaksi terhadap cat kuku atau kuku akrilik, serta psoriasis. 



source: vivanews

Senin, 06 Juni 2011

Cara Alami Memecahkan Batu Ginjal

Bagi anda yang menderita penyakit batu ginjal memang sangat menyiksa, tapi sekarang anda tak perlu khawatir karena berikut ada resep sederhana yang dapat membantu kesulitan anda.


 
Ambil 2 buah lobak besar yang masih segar, parut dan peraslah airnya hingga menjadi satu gelas, minumlah air lobak tersebut pagi dan sore. Niscaya serpihan batu ginjal akan keluar sendiri bersama air seni. Lakukanlah secara teratur.

Pengobatan Alami Penyakit Ginjal & Jantung

SUKUN merupakan tanaman yang sangat populer di masyarakat. Kepopulerannya bisa dilihat dari penggunaan nama buah ini untuk produk rokok.
Sukun termasuk dalam genus Artocarpus (famili Moraceae) yang terdiri atas 50 spesies tanaman berkayu, yang hanya tumbuh di daerah panas dan lembab di kawasan Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik.


Buahnya berbentuk bulat berkulit tebal dan kasar, dengan warna hijau muda dan kuning dengan berat sekitar 1,5 - 3 kg. Buah sukun bisa digunakan untuk bahan pangan.

Orang biasa memanfaatkannya untuk makanan ringan, semisal direbus, digoreng, atau dibuat keripik dan kolak. Ada juga yang memanfaatkannya sebagai bahan baku tepung dan mi.

Tak banyak orang yang menanamnya. Selain kurang "menjual", masyarakat belum begitu tahu manfaat tanaman tersebut. Sering dijumpai orang menebang pohon tersebut di pekarangannya, dan menggantinya dengan tanaman lain seperti pisang atau mangga.

Tapi sesungguhnya sukun sangat bermanfaat. Daunnya mempunyai khasiat buat kesehatan, efektif untuk mengobati berbagai penyakit seperti liver, hepatitis, sakit gigi, gatal-gatal, pembesaran limpa, jantung, dan ginjal. Bahkan, masyarakat Ambon memanfaatkan kulit batangnya untuk obat mencairkan darah bagi wanita yang baru 8-10 hari melahirkan.

Daun tanaman tersebut mengandung beberapa zat berkhasiat seperti asam hidrosianat, asetilcolin, tanin, riboflavin, dan sebagainya. Zat-zat ini juga mampu mengatasi peradangan. Menyelamatkan Ginjal Ada juga yang menjadikan daun tersebut sebagai alternatif untuk menyelamatkan ginjal yang sakit. Caranya mudah, tapi harus telaten.

Langkah awal, siapkan tiga lembar daun yang berwarna hijau tua, namun masih menempel di dahan. Kemudian cuci bersih pada air mengalir. Selanjutnya dirajang lalu jemur sampai kering.

Siapkan pula wadah lalu isi dengan air bersih dua liter. Usahakan wadah tersebut terbuat dari gerabah tanah liat, tapi jika pun tak ada bisa juga memakai panci stainless steel. Masukkan dedaunan kering itu lalu dimasak sampai mendidih, sisakan air tersebut sampai volumenya tinggal separuh. Selanjutnya, tambahkan air bersih satu liter, dan didihkan lagi sampai separuh.

Kemudian saringlah rebusan daun sukun itu. Warna airnya merah, mirip teh. Rasanya agak pahit. Silakan diminum sampai habis, tak boleh disisakan untuk kesesokan harinya. Demikian seterusnya.

Agar tidak repot bolak-balik mengambil tiga lembar daun, sebaiknya sediakan rajangan daun sukun kering untuk seminggu. Caranya, siapkan lembar daun hijau tua sebanyak 3 x 7 = 21 lembar. Proses selanjutnya persis seperti cara di atas, sehingga kita punya sejumlah rajangan daun sukun kering, tapi dibagi-bagi menjadi tujuh bungkus. Tiap hari ambil sebungkus, rebus, saring, dan minum. Jika Anda termasuk tak tahan pahit, bisa ditambahkan sedikit madu setiap kali minum.

Jantung

Daun sukun juga bisa untuk mengobati penyakit jantung. Caranya, ambillah satu lembar daun sukun tua yang masih menempel di pohon. Daun sukun tua mempunyai kadar zat kimia maksimal.

Cucilah sampai bersih lalu dijemur hingga kering. Kemudian rebus sampai mendidih dengan lima gelas air dan sisakan sampai tinggal separuh. Tambahkan air lagi hingga mencapai volume lima gelas. Setelah disaring, rebusan air itu siap diminum dan harus habis tak bisa disisakan untuk esok hari.

Beberapa pakar obat tradisional memang meragukan khasiat daun sukun. Namun masyarakat sudah percaya dan membuktikan khasiat daun sukun yang dapat menyembuhkan penyakit jantung dan ginjal.

Dalam buku Koleksi Tumbuhan Obat Kebun Raya Bogor, tanaman ini tidak termuat. Satu-satunya literatur yang mengungkap efek diuretik dan kardiotonik sukun hanya buku Indian Medicinal Plants. Itu pun hanya menyangkut buahnya. Apakah bahan kimia yang dikandungnya itu berkhasiat ?

Tentu saja masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut oleh pihak-pihak yang terkait, karena memang obat tradisional dari tanaman dipercaya walaupun awalnya hanya cerita dari mulut ke mulut. Jadi, penelitian itu amat penting bagi dunia kesehatan.